Ubah Limbah Jadi Media Literasi, TK ABA Kajen Gelar Aksi "Sulap Kardus Bekas" Bersama Orang Tua
KABAR
594 2 menit baca

Ubah Limbah Jadi Media Literasi, TK ABA Kajen Gelar Aksi "Sulap Kardus Bekas" Bersama Orang Tua

Bagikan ke :

KAJEN, 31 Januari 2026 – Dalam upaya memperkuat literasi anak usia dini sekaligus mengampanyekan gaya hidup ramah lingkungan, TK ABA Kajen menggelar kegiatan kreatif bertajuk "Sulap Kardus Bekas Jadi Media Belajar Kaya Literasi". Acara yang berlangsung pada Sabtu (31/1) ini melibatkan kolaborasi antara orang tua wali murid, guru, dan kepala sekolah.

​Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan KOBER (Kelas Orang Tua Berbagi). Bertempat di lingkungan sekolah, para peserta tampak antusias mengubah tumpukan kardus yang semula tidak bernilai menjadi berbagai alat peraga edukatif (APE). Fokus utama pembuatan media kali ini adalah untuk menunjang kemampuan literasi dasar anak, seperti pengenalan huruf, kata, hingga papan cerita interaktif.

​Kepala TK ABA Kajen menyampaikan bahwa kegiatan ini berangkat dari keresahan mengenai banyaknya limbah rumah tangga yang terbuang sia-sia. Menurutnya, kardus memiliki fleksibilitas tinggi untuk dijadikan sarana belajar yang menarik bagi anak-anak.

​"Kami ingin menunjukkan bahwa media pembelajaran berkualitas tidak harus selalu mahal. Melalui program KOBER ini, kita bersama orang tua memanfaatkan limbah kardus di rumah. Selain efektif mengurangi sampah, langkah ini sangat menghemat biaya pembuatan media pembelajaran di sekolah," ujarnya dalam sambutan pembukaan.

​Secara teknis, para orang tua dibimbing oleh guru untuk menciptakan media yang mampu memicu rasa ingin tahu siswa. Media kaya literasi dari kardus ini didesain agar anak-anak dapat menyentuh, menyusun, dan berinteraksi langsung dengan teks dalam bentuk permainan yang menyenangkan.

​Lebih lanjut, pihak sekolah menjelaskan bahwa keterlibatan orang tua adalah kunci utama keberhasilan pendidikan anak. Kutipan tidak langsung dari pihak penyelenggara menekankan bahwa sinergi antara rumah dan sekolah akan menciptakan ekosistem belajar yang konsisten, di mana anak-anak melihat orang tua mereka juga turut kreatif dan peduli terhadap pendidikan.

​Harapan besar digantungkan pada keberlanjutan program ini. Melalui pelibatan aktif wali murid, TK ABA Kajen berkomitmen untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran.

​"Harapannya, dengan pelibatan orang tua secara langsung seperti ini, TK ABA Kajen terus berinovasi dalam metode pembelajaran yang lebih kreatif. Kami ingin anak-anak semakin terlatih dalam literasi sejak dini melalui sarana yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari," tambah Kepala Sekolah.

​Kegiatan yang berakhir pada siang hari ini ditutup dengan pameran hasil karya orang tua yang nantinya akan langsung digunakan di dalam kelas. Program KOBER ini diharapkan menjadi pemantik bagi sekolah-sekolah lain untuk mengadopsi konsep sekolah berbasis komunitas dan ramah lingkungan.

Konten Terkait

Tidak ada konten terkait