Kemarau Panjang, SD Muhammadiyah dan MTS Muhammadiyah Kajen Gelar Shalat Istisqa
ARTIKEL
40 2 menit baca

Kemarau Panjang, SD Muhammadiyah dan MTS Muhammadiyah Kajen Gelar Shalat Istisqa

Bagikan ke :

KAJEN – Kemarau panjang yang telah berlangsung selama berbulan-bulan membuat sejumlah wilayah mulai mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air. Kondisi tersebut mendorong keluarga besar SD Muhammadiyah Kajen dan MTs Muhammadiyah Kajen untuk melakukan ikhtiar dengan menggelar Salat Istisqa, Jumat (11/9).

Salat Istisqa dilaksanakan di lapangan SD Muhammadiyah Kajen, tepatnya di depan Masjid Al Ikhlas, lingkungan Kampus 1 Muhammadiyah Kajen. Kegiatan diikuti para siswa, guru, dan tenaga kependidikan dari kedua lembaga pendidikan tersebut.

Pelaksanaan Salat Istisqa dipimpin dan diimami oleh Bapak Zainudin, M.Pd. Seusai salat, para siswa mendapatkan tausiah sekaligus edukasi mengenai makna dan tujuan dilaksanakannya Salat Istisqa.

Zainudin menjelaskan, Salat Istisqa merupakan salat sunah yang dilaksanakan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar menurunkan hujan ketika terjadi kekeringan panjang atau musim kemarau yang menyebabkan air sulit diperoleh.

“Salat Istisqa ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan. Namun, ikhtiar tersebut juga harus disertai dengan kepedulian kita untuk menjaga lingkungan,”

pesannya kepada para siswa.

Dalam nasihatnya, Zainudin juga mengingatkan para siswa agar lebih berhati-hati dan tidak melakukan tindakan ceroboh yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Kondisi lingkungan yang kering selama musim kemarau membuat potensi kebakaran semakin besar apabila masyarakat tidak berhati-hati.

“Di musim kemarau seperti ini, anak-anak harus ikut menjaga lingkungan. Jangan melakukan kecerobohan yang bisa menyebabkan kebakaran, seperti bermain-main dengan api atau membuang sesuatu yang berpotensi menimbulkan api sembarangan,” imbuhnya.

Selain menjaga lingkungan, para siswa juga diingatkan untuk menjaga kesehatan. Cuaca panas yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir dapat membuat tubuh lebih mudah mengalami kelelahan dan kekurangan cairan.

“Jaga kesehatan, banyak minum air putih, menjaga kebersihan dan istirahat yang cukup. Jangan sampai cuaca panas membuat kesehatan anak-anak terganggu,” tutur Zainudin.

Kegiatan Salat Istisqa tersebut menjadi pembelajaran langsung bagi para siswa bahwa menghadapi kondisi alam tidak hanya dilakukan melalui doa, tetapi juga dengan membangun kesadaran untuk menjaga lingkungan.

Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Kajen dan MTs Muhammadiyah Kajen berharap para siswa semakin memahami pentingnya bersyukur atas nikmat air, menjaga kelestarian lingkungan, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan doa bersama, memohon agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan, memenuhi kebutuhan air masyarakat, serta memberikan keselamatan bagi seluruh warga di tengah musim kemarau panjang.

Konten Terkait

Tidak ada konten terkait